Untuk Umi
Orang berilmu dan berharap
Tidak akan diam di kampung halaman
Kutinggalkan Negriku!
Merantau ke tanah tanpa taman
Percaya!
Mendapat kerabat nan hebat
Menopang dari sisi punggung yang tak terduga
Sosok liar dari sahabat
Berleha - lehalah!
Manis terasa setelah perjuangan
Berdiri dari sudut pandang kata lelah
Mencapai cita dari keraguan akan angan
Air pun beku
Seolah diam oleh kejamnya Negri
Ketidakperdulian akan kasat pelaku
Memaksa kaki tuk berdiri
Berteriak dari ruang
Hanya ku dan kursi tua
Memanggil ambisi yang terkubur dengan lantang
Percaya akan cita yang sapa
Kamu, perempuan terindah penyimpan surga dibawah telapak kaki
Kan kubuat kau tersenyum
Kutagih rindu nan sakti
Layak bunga yang menjanjikan harum
Selama ada 'toga' dikepala
Kuraih canda dari berbagai lara
Kuraih siksa dari tetes air mata
Dan selama kau berdoa
Kan kupastikan semua mimpimu nyata
- Umi
"Ada waktumu untuk membuat "dia" tersenyum, selalu ingat hal itu selama dia menunggu"

No comments: